Welcome to my blog

Selamat datang di webblog saya. Saya senang menyapa anda semua.

Sabtu, 22 Januari 2011

Senang membaca tulisan bergendre jurnalisme Sastrawi

Awalnya saya tidak menduga. Saya mengenal Andreas Harsono lewat FB (facebook). Apa itu jurnalisme sastrawi. Tapi setelah saya mengikuti jurnalisme sastrawi di pantau. Sangat berarti bagi saya. Ketika Andreas Harsono, mengiyahkan saya untuk ikut Kursus Jurnalisme Sastrawi di pantau, saya merasa, saya dapat terbantu. 

Bayangkan saja, ketika kita melihat perkembangan jurnalisme di Indonesia. Banyak sekali, yang hanya berpatokan pada kepentingan. Banyak sekali kasus- kasus yang perlu di angkat menjadi terabaikan. Mungkin, kaum awam melihat bahwa belum cukupnya wartawan dalam jumlah yang cukup. Mungkin iya dan mungkin tidak untuk pendapat ini. Tetapi yang menjadi sorotan disini adalah, belum nampaknya wajah jurnalisme di tanah air. 

Apalagi bila kita berbicara soal jurnalisme di tanah Papua. Nilai- nilai jurnalisme di tanah papua menjadi lebih penting. Karena, bila dilihat dengan mata papua, tentu di papua banyak masalah yang perlu di angkat ke mata nasional maupun internasional.

Dari kerinduhan- kerinduhan inilah, rasa kepedulian dari Bill Kovach dan Tom Rosenteell di Amerika. Dua orang yang berhasil mengarang buku sembilang elemen jurnalisme. Inilah yang menjadi patokan yang harus di tiru oleh semua wartawan. 

Dari pengalaman itulah, mas Andreas pun berbagi mengenai nilai jurmalisme yang baik di Indonesia.
Saya secara pribadi senang sekali membaca Jurnalisme Sastrawi ini. Saya juga ingin mengembangkan jurnalisme gendre ini, sebagai pembangan bakat saya. Yang tentunya, tak lepas dari nilai- nilai dari kedua tokoh Amerika dan Andreas Harsono.

Terima kasih atas semua kepeduliannya. Terima kasih atas datangnya gendre ini. Saya senang membaca. Saya perlu belajar. Saya orang tanah papua perlu belajar. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.