Welcome to my blog

Selamat datang di webblog saya. Saya senang menyapa anda semua.

Sabtu, 10 Mei 2014

Auleman



Auleman Pekei, Penyanyi Mee- Pago
Selain sederetan nama seniman di Papua. Seperti Kelas hebat Arnold AP. Generasi berikutnya  di Mee Pago mengenal beberapa Nama seniman, selain Yuli Yeimo, dan lain sebagainya. Kini kita lebih mengenal Auleman Pekei.

Jadi, Ketika saya ditanya apa yang anda Ingat dari Seorang Auleman Pekei? Saya akan cerita soal, perjumpaan saya pertama kali dengan Auleman Pekei di Nabire. Saya mengenal secara lebih dekat ketika SMA di Nabire Papua. Tapi itu juga tidak mengigat betul cerita- cerita bersama dia.

Auleman Pekei adalah seorang Seniman asli Wilayah Adat Mee- Pago. Dia adalah salah satu  yang cukup piawai memainkan melodi dan menarik suara indahnya.

Siang itu saya pulang dari sekolah. Saya tidak tahu, kalau ada seorang pemuda ada di sudut ruang tamu. Dia juga telah mengengam gitar. Dia adalah Auleman Pekei. Dia datang dari Wamena. Dia lahir besar Wamena, alias Labewa.

Siang itu, dia bicara dengan mama tentang kondisi di Wamena. Tampaknya mama cukup mengenal dengan Auleman. Ternyata, Mama saat di Wamena, sering menjaga Auleman ketika orang tuanya keluar dari Rumah.

Satu keunikan dari Auleman yang saya lihat adalah, gitar selalu menjadi teman setia. Menyanyi dan memainkan gitar adalah satu moment yang tak pernah dilewatkan dari seorang Auleman Pekei.

Bukti dari kesetiaannya itu, selama tiga bulan dia menciptakan tiga lagu. Lagu yang siap tampil. Lagu tentang cinta Papua, Rohani dan tema Cinta. Dari lagu itu, Dia dengan teman- temannya tampil konser di Taman Gisi Nabire Papua. Banyak yang datang kesana, hanya untuk mendegar lagu- lagu merdu Auleman. Selain, bersama seniman lainnya.

Saat sebelumnya,  Auleman dengan teman- temannya di Wamena  cukup produktif keluarkan album produksi  mereka yang menginspirasi.  Lagu- lagunya cukup enak didegar hingga saat ini, walaupun diproduksi dengan kaset biasa.

Auleman dan teman- temannya itu  cukup piawai dalam memainkanya. Hingga terakhir, merilis ambum Puncak Deiyai.

Jadi,  Auleman adalah piawai menyanyi. Dan Gitar selalu menjadi teman saat di Rumah. Apalagi saat sedang tampil. Dia adalah figur seniman Mee Pago yang menghibur.Dia adalah salah satunya. Masih banyak lagi.

Auleman, ini cerita  singkat yang saya buat untukmu. Sekaligus untuk mengenangmu.

Akhir kata, Auleman Selamat Jalan Kepada Tuhan. Semoga diterima disisi-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.