Selain
sederetan nama seniman di Papua. Seperti Kelas hebat Arnold AP. Generasi
berikutnya di Mee Pago mengenal beberapa Nama seniman, selain Yuli Yeimo,
dan lain sebagainya. Kini kita lebih mengenal Auleman Pekei.
Jadi,
Ketika saya ditanya apa yang anda Ingat dari Seorang Auleman Pekei? Saya akan
cerita soal, perjumpaan saya pertama kali dengan Auleman Pekei di Nabire. Saya
mengenal secara lebih dekat ketika SMA di Nabire Papua. Tapi itu juga tidak
mengigat betul cerita- cerita bersama dia.
Auleman
Pekei adalah seorang Seniman asli Wilayah Adat Mee- Pago. Dia adalah salah
satu yang cukup piawai memainkan melodi dan menarik suara indahnya.
Siang
itu saya pulang dari sekolah. Saya tidak tahu, kalau ada seorang pemuda ada di
sudut ruang tamu. Dia juga telah mengengam gitar. Dia adalah Auleman Pekei. Dia
datang dari Wamena. Dia lahir besar Wamena, alias Labewa.
Siang
itu, dia bicara dengan mama tentang kondisi di Wamena. Tampaknya mama cukup
mengenal dengan Auleman. Ternyata, Mama saat di Wamena, sering menjaga Auleman
ketika orang tuanya keluar dari Rumah.
Satu
keunikan dari Auleman yang saya lihat adalah, gitar selalu menjadi teman setia.
Menyanyi dan memainkan gitar adalah satu moment yang tak pernah dilewatkan dari
seorang Auleman Pekei.
Bukti
dari kesetiaannya itu, selama tiga bulan dia menciptakan tiga lagu. Lagu yang
siap tampil. Lagu tentang cinta Papua, Rohani dan tema Cinta. Dari lagu itu,
Dia dengan teman- temannya tampil konser di Taman Gisi Nabire Papua. Banyak
yang datang kesana, hanya untuk mendegar lagu- lagu merdu Auleman. Selain,
bersama seniman lainnya.
Saat
sebelumnya, Auleman dengan teman- temannya di Wamena cukup
produktif keluarkan album produksi mereka yang menginspirasi. Lagu-
lagunya cukup enak didegar hingga saat ini, walaupun diproduksi dengan kaset
biasa.
Auleman
dan teman- temannya itu cukup piawai dalam memainkanya. Hingga terakhir,
merilis ambum Puncak Deiyai.
Jadi,
Auleman adalah piawai menyanyi. Dan Gitar selalu menjadi teman saat di
Rumah. Apalagi saat sedang tampil. Dia adalah figur seniman Mee Pago yang
menghibur.Dia adalah salah satunya. Masih banyak lagi.
Auleman,
ini cerita singkat yang saya buat untukmu. Sekaligus untuk mengenangmu.
Akhir
kata, Auleman Selamat Jalan Kepada Tuhan. Semoga diterima disisi-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.