Welcome to my blog

Selamat datang di webblog saya. Saya senang menyapa anda semua.

Sabtu, 03 Mei 2014

Papua berkisah



 
Novel ‘Papua Berkisah’ adalah sebuah karya jempolan  hebat dari Solastika Nohara yang mengabungkan logat Jakarta dan Papua, sekaligus bagaimana benturan budaya apalagi dari dua saman yang berbeda menjadi  cerita yang cukup  mengalir dengan nuansa Papua yang menarik. Saulus, seorang Papua, putra Wamena yang memulai perjalanan menuju tanah Jawa. Tanpa bagaimana situasi di Jawa bersama Lisa Mote ( salah satu marga di Paniai) yang tingal di Wamena berhasil tiba di pelabuhan Surabaya tanpa sepengetahuan kedua orang tua mereka di Wamena.

Di Surabaya, Saulus dan Lisa numpang hidup di rumah makannya Sapto. Saulus dan Lisa bekerja di Warung makanya. Mereka dua menikah dan  akhirnya, mereka  memiliki dua anak antara lain, Martinus dan Eva Maria Tipul. Martinus adalah anak Pertama kedua Pasangan yang kemudian menikah dengan Perempuan  Surabaya yang bernama Arum.  Adiknya Eva Maria adalah anak bungsu mereka yang lahir di Jakarta dan hidup bersama Saulus dan Lisa di Jakarta yang penuhi dengan hiruk Pikuk.

Tanpa basa basi, Eva Maria juga menjadi bagian dari anak- anak Jakarta yang kebanyakan, dari logat, tren fashionnya dan sampai, fans berat Persija. Bagi Eva, Persija adalah bagian dari hidup dia, bersama teman dekatnya Yana yang  bekerja di salah satu minimarket di Jakarta. Eva dan Yana adalah bagian dari Jack Angels. Jack Angels adalah sebutan perempuan bagi fans Persija.

Eva, Sebelum dipromasikan dari kantor oleh Bosnya Tama, sebelum mamanya Meningal dunia di Rumah Sakit Islam di Jakarta, tempat yang tak Jahu dari Eva, Saulus, dan Lisa (mamanya) tinggal, tepatnya dari Cempaka Putih Jakarta.

Berbeda dengan Ayahnya,  sebagai orang Papua, Ayahnya Eva yakni Saulus,  fans berat sama Persipura. Dia jatuh cinta sama Persipura ketimbang Persiwa seperti sama Johannes Auri dan teman- teman di tahun 1980 itu. Sepertinya saat- saat umuran mereka, Bagi Saulus, Persipura adalah Kakak dari Persiwa. 

Dengan meningalnya istrinya Lisa, kemudian setelah puluhan tahun di Jakarta, dia bergegas berpidah kembali ke kampung halamannya di Wamena. Hal ini, komitmennya semakin bulat semenjak istrinya Lisa meningal dunia. Bagi Saulus, Minimal dia bisa mencari kerja yang layak di Papua, tidak seperti di Jakarta sebagai Sopir taksi. 

Dengan seberat hati Eva mengiyahkan ikut dengan Bapaknya. Walaupun dalam benak, dalam tiga minggu setelahnya atau suatu saat nanti balik untuk kembali Ke Jakarta lagi. Karena bagi Eva,  Papua adalah negeri anta berantah baginya.

Namun, mau tak mau, suka tak suka,  Eva pamitan dengan rekan kerjanya di Minimarket seperti sahabat karibnya Yana dan lain- lainya, sekaligus memberhentikan kerjanya di minimarket itu  dan ketika kembali, bisa di lamar ulang lagi. Eva berpamitan juga sama pacarnya, Dedi yang baru saja Eva mengenalnya. Untuk kembali ke tanah asalnya, Wamena Papua, tempat asal Kedua orang tuanya.

Saulus menitipkan rumahnya sama Frans yang juga sudah dikenal sejak lama. Apalagi Frans yang sudah beberapa lama jaga mamanya Eva Ketika lagi di rawat di Rumah Sakit.
Mobil milik bapaknya Saulus melaju dengan cepat menuju Subabaya. Namun sebelumnya mereka bertemu dengan orang tua pelihara dari Saulus dan Lisa di Semarang. Namanya Sapto. Mereka dua bertemu di Perkampungan kumuh di salah satu sudut kota di Semarang.

Eva, dan Saulus bertemu dengan Tomo. Tomo adalah Orang yang menghantar Eva dan Saulus ke rumahnya Sarto, saat hendak mencari alamatnya. Malah, Tomo adalah orang dipaksakan oleh Anaknya Eva untuk menjadi sopir dari Semarang menuju Surabaya walaupun mereka hanya bertemu sepintas lalu.  Namun, di balik penawaran Tomo,  malah membawa kabur uang milik Pak Saulus ketika dalam Perjalan menuju Surabaya. 

Beruntung, mereka dua tiba sama Martinus di Surabaya dengan selamat. Kemudian, uang seadanya dan atas pijaman sama istrinya Martinus, Arum  kemudian menuju Papua, dengan iming- iming nanti akan digantikan.

Selama dalam Kapal, Saulus dan Eva menghabiskan waktu 6 hari menuju tanah Asalnya Papua. Namun, Eva sempat tertinggal Kapal di Nabire. Bapaknya, Saulus yang lanjut ke Jayapura.

Sehingga,  apakah keseharian mereka di Jakarta? Bagaimana cerita selama perjalanannya ke Surabaya? Kemudian Apakah yang di buat Eva dan Saulus  di Surabaya? Kemudian lebih penting,  apakah Eva akan kembali ke Jakarta untuk bekerja dan menemui Pacarnya? Atau dari Nabire dia akan menyusul bapak Ke Jayapura atau menetap di Nabire? Silakan beli buku ini dan Simak Sendiri.

###

Inilah sebuah Novel yang menarik. Alurnya bertemu di tengah. Novel ini mengajak saya kembali ke Papua. Dari Novel Papua berkisah ini layaknya menonton videonya di Bioskop. Karena Ceritanya menganyam erat dari berbagai latar budaya menjadi satu cerita menarik.  Mantap !



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.