![]() |
| Ones Madai, Jurnalis Muda Papua di Tabloid jubi online. |
Malam
ini Ones Madai Tiba di Bogor. Tempat Saya Kuliah. Ones adalah seorang
jurnalis Muda Papua, di http://tabloidjubi.com/. Ones cerita Kalau dia
mau mengikuti Kursus Yang dirampu oleh Yayasan Pantau. Ones mau belajar soal
Genre ini.
Ones
datang ke saya tidak lain, supaya besok menghantar Ones ke Jakarta
sekalian lebih berkenalan dengan alamat pelatihan Kursus yang akan
dilaksanakan. Saya menemani Ones ke Jakarta dan menunjukan alamat di Yayasan
Pantau itu.
Siang
itu, tepat Hari minggu. Saya dan Ones berada di depan Pintu Masuk utama stasius
Kereta Api Bogor. Entahlah, Pintu itu telah ditutup. Katanya beralih jalur.
Sudah diberlakukan melalui jalur depan. Bukan Jalur samping seperti biasanya.
Kata Beberapa Orang yang berada disitu.
Saya
dengan Ones Masuk lewat jalur yang baru dibuka. Disana ada banyak orang. Ada yang
sekedar berlalu lalang. Ada yangsedang pulang. Ada yang mau berangkat. Dan ada
juga yang berjualan. Dan macam-macam.
Banyak
orang antrian disana. Saya dan Ones Antrian disana. Saya dan ones ambil karcis
comuter line.
Kami
dua mendapat dua buah karcis. Terasa Anehnya, Bukan karcis kertas yang seperti
biasanya, tetapi karcis elektronik yang kami dapatkan. Saya pun sempat bertanya
karena karcis elektronik ini dalam minggu ini diberlakukan. Nyatanya sekarang
diatur lebih baik dan lebih ketat.
Saya
sempat bertanya. Ones menjelaskan kalau informasi tentang Karcis
Elektronik itu sudah dipublish di Media. Saya hanya mengiyahkan karena saya
jarang mengikuti informasi sedetil seperti itu. Apalagi Ones sebagai wartawan
tentu informasi menjadi input sebagai seorang Jurnalis.
Dan,
Karcis elektronik itu simpel. Dia berukuran seperti kartu ATM. Bahannyapun
sama. Warna dominan adalah Merah. Kemudian disusul warna Kuning. Didesain
sedemikian rupa sehingga bagian salah satu sisinya berisi gambar kereta api
comuter line, dengan background langit. Sisi lainnya berisi informasi pengunaan
kartu. Entahlah, salah satu poinnya adalah,kartu tersebut digunakan saat
bepergian satu kali.
Kami
dua tiba di Stasiun Cawang. Kemudian melanjutkan perjalanan Ke Slipi. Dari sana
Saya cerita soal alamat Ke Kebayoran Lama. Soal Angkot Bolak- Balik. Soal
Grogol tempat tinggalnya. Soal Slipi atau Pal Merah.Kemudian, Alamat
Yayasan Pantau, tempat dimana Kursus ini diampuh.
Ini
Hanyalah Pengalaman Karcis Elektronik. Kemudian soal Mengantar Ones untuk
menunjukan Alamat. Hanya sekilas Pengalaman.
Selamat Ones.
Selamat mengikuti Kursus.
Iya,
Selamat ya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.